Recent Posts

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Penyebab bibir hitam bukan hanya karena kebiasaan merokok saja. Ada banyak hal yang dapat membuat bibi Anda hitam. Bibir yang terlihat hitam bisa mengurangi penampilan Anda. Walaupun Anda tidak merokok, bibir Anda bisa saja menghitam dan gelap akibat kebiasaan yang buruk.Apa saja penyebab dari perubahan warna bibir menjadi lebih hitam dan gelap meskipun tidak mempunyai kebiasaan merokok.

1. Bibir kering

Bibir mudah sekali kering jika tidak sengaja Anda lembapkan. Kulit bibir yang selalu terbuka, membuat kelembapannya mudah sekali hilang, apalagi jika di cuaca panas. Bibir yang kering dapat menyebabkan bibir tersebut mengalami pecah-pecah dan berpeluang untuk menggelap secara perlahan.

2. Gaya hidup dan kebiasaan

Selain merokok, kebiasaan lain yang dapat membuat bibir Anda menjadi lebih gelap adalah minum alkohol. Zat asam yang terkandung di dalam alkohol adalah alasannya. Tidak hanya itu, terlalu banyak minum alkohol bisa mengakibatkan Anda mengalami dehidrasi – meskipun alkohol adalah cairan. Sementara, salah satu dampak dehirasi adalah membuat bibir pecah-pecah dan kemudian mengubah warna bibir menjadi lebih hitam.

3. Hiperpigmentasi

Penyebab bibir hitam lainnya adalah hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi adalah kondisi di mana melanin di dalam tubuh terlalu banyak sehingga mempengaruhi warna kulit, termasuk warna bibir Anda. Biasanya, melanin terbentuk akibat terlalu sering terkena sinar matahari. Bagian wajah adalah bagian yang paling berpeluang untuk mengalami hiperpigmentasi karena sering terkena sinar matahari langsung.

Oleh karena itu, penting bagi Anda yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan untuk menggunakan tabir surya. Untuk di bagian bibir, biasanya beberapa merek lipgloss atau pelembap bibir mengandung SPF – usahakan untuk menggunakan SPF 30 – yang dapat menjaga bibir Anda menghitam akibat sinar matahari.

4. Miliki kondisi anemia

Anemia bisa menjadi penyebab bibir hitam, kondisi ini disebabkan karena Anda kekurangan hemoglobin – zat yang membawa oksigen dan zat gizi di dalam darah. Zat tersebut yang memberikan warna merah pada darah, sehingga perubahan warna kulit di beberapa bagian, salah satunya adalah bibir bisa menghitam.

5. Sering mengonsumsi kafein

Makanan dan minuman kafein adalah salah satu penyebab bibir hitam yang Anda miliki. Kafein sebenarnya merupakan zat diuretik yang dapat membuat Anda sering buang air kecil. Terlalu banyak zat diuretik di dalam tubuh akan mengakibatkan Anda mengalami dehidrasi, karena cairan terus keluar melalui urin. Sedangkan dehidrasi bisa membuat bibir Anda pecah-pecah, tidak sehat, dan warnanya berubah menjadi lebih gelap.

6. Penggunaan produk kosmetik yang sudah kedaluwarsa

Bagi wanita, melakukan aktivitas sehari-hari tidak lengkap rasanya jika tidak memakai lipstik. Ya, lipstik adalah penyempurna penampilan wanita. Namun apa jadinya jika lipstik yang Anda gunakan setiap hari justru menjadi penyebab bibir hitam? Beberapa wanita sayang untuk membuang lipstiknya, walaupun sudah kadaluwarsa. Padahal lipstik tersebut tentu saja sudah jelek kualitasnya dan dapat mempengaruhi kesehatan bibir, salah satunya mengakibatkan bibir menjadi hitam.

7. Keracunan

Bibir Anda akan hitam apabila mengalami keracunan. Racun yang bisa menjadi penyebab bibir hitam, yaitu merkuri, perak, tembaga, alkali kuat, dan berbagai jenis logam yang berbahaya lainnya.

Itulah tadi informasi mengenai 7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Monday, August 17, 2020

Kenali Penyebab dan Gejala Kanker Prostat pada Usia Muda oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kenali Penyebab dan Gejala Kanker Prostat pada Usia Muda, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kanker prostat merupakan jenis penyakit kanker yang sering terjadi pada pria, terutama pria lanjut usia (lansia) atau di atas usia 65 tahun. Meski demikian, kanker prostat juga bisa terjadi pada pria yang lebih muda atau di bawah 50 tahun. Lantas, apa penyebab dan gejala kanker prostat pada usia muda? Apakah ada cara mencegahnya?

Seberapa umum kanker prostat terjadi pada pria muda?

Kanker prostat memang erat kaitannya dengan penyakit lansia. Pasalnya, risiko penyakit ini semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bahkan, American Cancer Society menyebutkan, enam dari sepuluh kasus kanker prostat ditemukan pada pria berusia di atas 65 tahun.

Namun, penyakit kanker prostat juga bisa terjadi pada pria yang lebih muda.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di Journal of the Chinese Medical Association, satu persen dari total kasus kanker prostat merupakan pasien yang berusia lebih muda, yaitu di bawah 50 tahun. Adapun rata-rata dari pasien tersebut didiagnosis memiliki kanker prostat berjenis adenokarsinoma.

Bahkan, penelitian lain pada 2019 menunjukkan, jumlah penderita kanker prostat terus meningkat pada remaja dan dewasa muda di berbagai negara. Kasusnya tercatat meningkat secara stabil, sekitar dua persen per tahun, sejak 1990 di seluruh kelompok usia antara 15-40 tahun.

Meski demikian, kasus kanker prostat pada pria muda ini masih sangat jarang terjadi. Dari 100.000 pria di bawah usia 35 tahun, hanya 0,2 yang mengalami kanker prostat, sedangkan pada usia 70 tahun, rata-rata kasusnya bisa mencapai 800 dari 100.000 orang.

Meski jarang terjadi, kanker prostat di usia muda tetap perlu diwaspadai. Apalagi, beberapa kasus kanker prostat pada pria muda ditemukan dalam kondisi stadium kanker prostat lanjut.

Penyebab kanker prostat pada usia muda

Kanker prostat terjadi ketika adanya sel abnormal yang tumbuh dan tidak terkontrol di kelenjar prostat. Pertumbuhan sel abnormal ini umumnya disebabkan oleh mutasi genetik yang dapat diwariskan dari orangtua atau yang berkembang dengan sendirinya (bukan keturunan).

Meski demikian, penyebab kanker prostat pada usia muda belum diketahui secara pasti. Para peneliti menduga, kanker prostat bisa ditemukan pada pria muda karena tumor di dalamnya berkembang dengan cepat.

Sementara dugaan lainnya karena meningkatnya angka kesadaran para pria untuk melakukan skrining kanker prostat, seperti tes PSA, lebih dini. Namun, beberapa faktor lain juga disebut berperan dalam menumbuhkan sel kanker di kelenjar prostat. Faktor-faktor tersebut, yaitu:

1. Keturunan atau riwayat keluarga

Salah satu penyebab kanker prostat yang mungkin terjadi, yaitu mutasi genetik yang diturunkan dari keluarga. Pada pria muda yang mendapat diagnosis kanker prostat umumnya ditemukan mutasi genetik HOXB13, yang didapat dari orangtua.

Meski demikian, kasus mutasi genetik ini sangat jarang, sehingga kasus kanker prostat pada usia yang lebih muda pun jarang ditemukan.

2. Obesitas dan pola hidup yang tidak sehat

Kegemukan atau obesitas memang kerap menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Pada kanker prostat, obesitas disebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat agresif atau stadium lanjut.

Pada anak muda, obesitas memang kerap terjadi. Hal ini umumnya terkait dengan gaya hidup yang buruk, seperti kurang gerak atau pola makan yang tidak sehat.

Selain yang disebutkan di atas, beberapa faktor lain pun disebut dapat menjadi penyebab kanker prostat pada usia muda, seperti infeksi HPV, atau paparan zat dari lingkungan.

Gejala-gejala kanker prostat pada usia muda

Pasien kanker prostat yang berusia lebih muda atau di bawah 50 tahun lebih jarang menunjukkan gejala awal. Namun, pada beberapa kasus, gejala kanker prostat mungkin dirasakan ringan dan semakin memburuk secara bertahap.

Beberapa gejala yang mungkin dirasakan, seperti nyeri pada perut bagian bawah, aliran urine yang melemah, atau sering buang air kecil pada malam hari (nokturia). Adapun gejala-gejala ini umumnya sama dengan yang terjadi pada pasien kanker prostat lansia.

Selain gejala, tingkat PSA, kemungkinan hidup, stadium, dan jenis pengobatan kanker prostat pada usia muda pun umumnya sama. Konsultasikan dengan dokter bila Anda merasakan gejala tertentu pada prostat Anda.

Bagaimana mencegah kanker prostat pada usia muda?

Didiagnosis memiliki kanker prostat saat masih muda sama berbahayanya dengan yang terjadi pada orang lebih tua. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan upaya pencegahan kanker prostat sedini mungkin agar terhindar dari penyakit ini. Beberapa upaya pencegahan yang bisa Anda lakukan sejak kini, yaitu:

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Jaga berat badan.
  • Berolahraga rutin.
  • Hindari merokok.

Itulah tadi informasi mengenai Kenali Penyebab dan Gejala Kanker Prostat pada Usia Muda dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, August 12, 2020

Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Mencegah infeksi saluran kemih atau ISK tentu dapat dilakukan dengan cara mudah dan murah dibandingkan harus mengobatinya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan gaya hidup sehat. Beberapa makanan, seperti buah cranberry, juga dapat membantu Anda untuk menghindari dampak lanjut yang lebih buruk dari ISK.

Cara mudah mencegah infeksi saluran kemih

Ada beberapa kebiasaan yang tanpa Anda sadari dapat meningkatkan risiko ISK seperti sering menahan buang air kecil dapat memperbesar kemungkinan perkembangan bakteri penyebab ISK. Selain itu, membersihkan organ intim asal-asalan juga berperan dalam penyebaran bakteri sehingga berdampak pada ISK.

Bila tidak ingin infeksi saluran kencing terjadi, beberapa cara berikut dapat membantu Anda untuk mencegah infeksi saluran kemih.

1. Minum banyak air putih

Selain menghindarkan Anda dari dehidrasi, minum 8 gelas air putih setiap hari juga menjadi salah satu cara mudah untuk mencegah perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Minum banyak air akan “membilas” saluran kandung kemih dan mengeluarkannya melalui urine. Dengan begitu, peluang bakteri untuk menempel dan berkembang biak pada dinding saluran kemih akan lebih kecil dan Anda terhindar dari ISK.

Minum air putih juga baik untuk Anda yang sering terkena ISK berulang kali. Hal ini dikatakan oleh peneliti University of Miami Miller School of Medicine, Dr. Thomas M. Hooton, bahwa memenuhi kebutuhan cairan akan menghindari Anda dari risiko infeksi saluran kemih yang kambuh lagi.

2. Tidak menahan buang air kecil

merinding saat buang air kecil

Menahan buang air kecil memang menjadi salah satu penyebab Anda mengalami ISK. Itu sebabnya, tidak menunda waktu buang air kecil merupakan cara mudah untuk mencegah infeksi saluran kemih.

Kebiasaan menunda buang air kecil akan membuat bakteri lebih tertahan lebih lama bersama urine di kandung kemih. Penumpukan ini memungkinkan bakteri berkembang dan menginfeksi saluran kemih.

Nah, buang air kecil berfungsi untuk membersihkan saluran kemih dari bakteri dan dapat mengurangi risiko infeksi. Buang air kecil juga sekaligus membuang limbah hasil metabolisme tubuh yang tidak dibutuhkan.

3. Buang air kecil sebelum dan sesudah seks

Berhubungan seks bisa menjadi salah satu awal mula terjadinya infeksi saluran kemih. Saat penetrasi, penis atau jari dapat mendorong bakteri dari luar vagina untuk masuk ke dalam uretra lalu menjalar ke kandung kemih.

Dengan alasan inilah Anda terutama wanita sangat dianjurkan untuk buang air kecil sebelum dan sesudah bercinta untuk mencegah adanya infeksi pada saluran kemih. Tanpa buang air kecil, bakteri yang baru masuk akan berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Hindari juga menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom yang mengandung spermisida. Spermisida adalah zat yang berfungsi untuk membunuh sel sperma. Apermisida memberi dampak pada pH vagina yang akan meningkatkan risiko penyakit.

Jika Anda mengalami masalah seperti vagina yang kering, Anda bisa menggunakan lubrikan yang berbahan dasar air. Sebelumnya, konsultasikan dahulu ke dokter mengenai alat kontrasepsi yang aman dan cocok.

4. Membersihkan anus dan area genital dengan tepat

bakteri vagina cegah hiv

Selama ini, apakah Anda sudah membersihkan anus setelah BAB dengan tepat? Seperti diketahui, penyebab ISK adalah menyebarnya bakteri E. coli dari anus ke saluran kemih uretra.

Itu sebabnya, cara membilasnya perlu Anda perhatikan dengan benar. Bilaslah anus dengan arah dari depan ke belakang sebagai cara mencegah infeksi saluran kemih. Hal ini untuk mencegah bakteri E. coli pindah dan masuk ke uretra.

Tidak hanya setelah buang air besar, Anda perlu membersihkan area genital usai melakukan hubungan intim. Gunakanlah air hangat untuk membersihkan vagina. Anda juga bisa memakai sabun, asalkan tidak mengandung wewangian. Cara ini bisa menghindari terjadinya peradangan akibat infeksi pada uretra.

5. Senantiasa menjaga kebersihan area kemaluan

Selain membilas area genital dengan tepat, Anda juga harus menjaga kebersihan area genital demi mencegah infeksi saluran kemih, terutama bagi wanita. Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita karena uretra yang lebih pendek dibandingkan pria membuat bakteri lebih cepat masuk.

Ketika menstruasi, gantilah pembalut atau tampon setiap 4-6 jam sekali agar tidak menimbulkan bau dan infeksi dari bakteri. Selain itu, hindari juga pemakaian sabun kewanitaan karena produk ini malah akan membuat pH vagina tidak seimbang sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan ragi (jamur).

Anda juga sebaiknya tidak melakukan douching, sebuah teknik membersihkan bagian dalam vagina dengan menyemprotkan cairan pembersih. Cara membersihkan seperti ini bisa membuat vagina lebih rentan terhadap infeksi.

6. Konsumsi suplemen cranberry

cranberry mencegah infeksi saluran kemih

Ekstrak cranberry juga dapat membantu Anda mencegah infeksi saluran kemih dengan lebih optimal. Dalam sebuah penelitian, buah cranberry terbukti mampu mencegah ISK. Kandungan senyawa polifenol unik yaitu Proanthocyanidins tipe A diketahui dapat melawan bakteri E. coli penyebab ISK.

Senyawa tersebut dapat secara efektif menghalangi bakteri menempel pada jaringan saluran kemih. Antioksidan dalam buah cranberry juga dapat mencegah peradangan akibat infeksi.

7. Pakai celana dalam yang menyerap keringat

Opsi celana dalam juga memegang peran penting dalam mencegah infeksi saluran kemih. Pilihlah celana dalam berbahan katun untuk memberikan ruang sirkulasi udara pada area organ intim.

Pemakaian celana dalam yang berbahan kain sintetis cenderung membuat area organ intim lembap sehingga memudahkan bakteri berkembang yang berpotensi menginfeksi saluran kemih.

Selain itu, jika celana dalam yang dipakai sudah terasa sempit atau ketat, segera ganti dengan yang lebih longgar. Celana dalam terlalu ketat akan menimbulkan kondisi vagina dan pantat yang lembab. Kelembaban inilah yang nantinya menjadi tempat ideal jamur dan bakteri untuk berkembang biak lalu memicu iritasi.

Bisakah mencegah infeksi saluran kemih dengan suntik vaksin?

vaksin pneumonia

Seperti penyakit infeksi pada umumnya, penderita penyakit infeksi saluran kemih harus menjalani pengobatan dengan minum antibiotik. Sayangnya, ada beberapa bakteri penyebab ISK yang telah resisten (kebal) sehingga tak bisa diatasi dengan antibiotik.

Maka dari itu, hal yang lebih ditekankan adalah melakukan segala pencegahan agar tidak terkena penyakit. Selain menerapkan kebiasaan sehat dan bersih, vaksin disebut-sebut dapat menjadi salah satu cara mencegah infeksi saluran kemih.

Vaksin sendiri telah lama digunakan sebagai langkah memberi perlindungan tambahan untuk tubuh dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya. Sequioa Sciences, sebuah perusahaan farmasi yang bergelut dalam penemuan dan pengembangan obat-obatan pun melakukan penelitian khusus untuk persoalan ini.

Ditemukanlah vaksin FIMCH, sebuah vaksin antigen spesifik yang terbuat dari protein adhesi batkeri FimH. Vaksin ini diharapkan dapat membunuh bakteri E. coli penyebab utama ISK pada saluran kemih.

Uji klinis dilakukan pada 67 wanita dengan 30 orang di antaranya memiliki riwayat ISK berulang. Meski kebanyakan menunjukkan respons positif, sayangnya efektivitas vaksin ini belum bisa ditetapkan dan masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Vaksin tersebut belum tersedia secara komersial. Itu artinya sampai saat ini Anda harus melakukan melakukan gaya hidup sehat sendiri untuk menjaga kebersihan harian area genital Anda.

Itulah tadi informasi mengenai Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.online dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Thursday, August 6, 2020

Corona Virus (Covid-19) Menjadi “Epidemi Bisu” oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Corona Virus (Covid-19) Menjadi “Epidemi Bisu” oleh - layanandokter.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.22″ transparent_background=”off” make_fullwidth=”off” use_custom_width=”on” width_unit=”on” custom_width_px=”700px”][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” max_width=”700px” make_fullwidth=”off” use_custom_width=”on” width_unit=”on” custom_width_px=”700px”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_post_title comments=”off” _builder_version=”3.0.87″ use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid” parallax_effect=”off”][/et_pb_post_title][et_pb_text _builder_version=”4.3.4″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”]

Corona Virus (Covid-19), Indonesia akhirnya melaporkan dua kasus pertamanya pada hari Senin 2/3/2020. Pada konferensi pers di Jakarta, Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa dua wanita berusia 31 dan 64 dari Depok terjangkit virus tersebut. Tetapi beberapa ilmuwan percaya bahwa negara itu, yang memiliki hubungan dekat dengan China, hampir pasti memiliki “epidemi bisu” di dalam perbatasannya dan harus segera meningkatkan upaya pengawasannya.

Deteksi dua kasus pertama, dan menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penyakit, menunjukkan keseriusan dan kemampuan Indonesia untuk menangani epidemi Corona Virus (Covid-19), mengikuti pedoman WHO [World Health Organization].

Langkah-langkah perlindungan dasar terhadap corona virus menurut pedoman WHO:

Cuci tangan Anda sesering mungkin
  • Secara teratur dan menyeluruh bersihkan tangan Anda dengan gosok berbasis alkohol atau cuci dengan sabun dan air.

Mengapa? Mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan gosok tangan berbasis alkohol membunuh virus yang mungkin ada di tangan Anda.

  • Pertahankan jarak sosial

Pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) antara Anda dan siapa saja yang batuk atau bersin.

Mengapa? Ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika Anda terlalu dekat, Anda bisa menghirup tetesan air, termasuk Corona Virus (Covid-19) jika orang tersebut menderita batuk.

Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut

Mengapa? Tangan menyentuh banyak permukaan dan dapat mengambil virus. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut anda. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh Anda dan bisa membuat Anda sakit.

Lakukan kebersihan pernafasan

  • Pastikan Anda, dan orang-orang di sekitar Anda, mengikuti kebersihan pernapasan yang baik. Ini berarti menutupi mulut dan hidung Anda dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat Anda batuk atau bersin. Kemudian segera buang tisu bekas.

Mengapa? Tetesan menyebarkan virus. Dengan mengikuti kebersihan pernafasan yang baik Anda melindungi orang-orang di sekitar Anda dari virus seperti flu, flu dan Corona Virus (Covid-19).

  • Jika Anda mengalami demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari perawatan medis

Tetap di rumah jika Anda merasa tidak sehat. Jika Anda mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis dan hubungi terlebih dahulu. Ikuti arahan otoritas kesehatan setempat Anda.

Mendapatkan informasi terbaru tentang situasi dan penyedia layanan kesehatan di daerah anda yang bisa mengarahkan anda ke fasilitas kesehatan yang tepat. Bisa melindungi dan membantu mencegah penyebaran virus dan infeksi lainnya.

Source : WHO [World Health Organization].

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Itulah tadi informasi dari joker123 mengenai Corona Virus (Covid-19) Menjadi “Epidemi Bisu” oleh - layanandokter.online dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tuesday, July 28, 2020

New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan oleh - layanandokter.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.22″ transparent_background=”off” make_fullwidth=”off” use_custom_width=”on” width_unit=”on” custom_width_px=”700px”][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” max_width=”700px” make_fullwidth=”off” use_custom_width=”on” width_unit=”on” custom_width_px=”700px”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_post_title comments=”off” _builder_version=”3.0.87″ hover_enabled=”0″ parallax_effect=”off” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”][/et_pb_post_title][et_pb_text _builder_version=”4.4.7″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” hover_enabled=”0″ z_index_tablet=”500″ use_border_color=”off”]

New Normal, Indonesia akan bersiap menuju fase new normal life atau kehidupan normal yang baru dalam menghadapi Virus Corona (covid-19), WHO menekankan skenario pencegahan penularan, langkah-langkah inti kesehatan masyarakat harus tetap diterapkan, Penting bagi masyarakat dan seluruh kalangan untuk tetap memperhatikan dan mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk persiapan new normal corona, Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga telah menyusun protokol kesehatan. Selain menaati aturan untuk selalu mencuci tangan, baik menggunakan sabun maupun hand sanitizer, juga ditekankan pentingnya menjaga jarak sosial dan fisik, physical distancing.

Karena itu, masyarakat harus mulai membiasakan hidup seperti biasa berdampingan dengan virus corona penyebab Covid-19, tentunya dengan protokol kesehatan yang harus diikuti agar tak turut terjangkit.

Mulai dari memperbanyak interaksi melalui online, pembayaran secara digital, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan lain sebagainya. berikut ini sejumlah tips untuk menjalani hidup aman di tengah pandemic covid-19

Tips menjaga kesehatan selama new normal

  1. Tetap gunakan masker ketika bepergian keluar rumah

Tetap mengenakan masker saat bepergian keluar rumah. Ini sesuai dengan saran dari Centers for Disease Control and Prevention, lembaga kesehatan AS, yang mengatakan bahwa kita perlu mengenakan masker kain di ruang publik. Terutama, bila kita pergi ke tempat yang cukup dipadati dengan orang. Misal, ketika Anda pergi ke toko obat, supermarket, maupun tempat lainnya. Dengan mengenakan masker, kita diharapkan dapat memperlambat dan mencegah penyebaran virus dari satu orang ke orang lainnya.

Selain itu, penggunaan masker ini juga perlu dibarengi dengan upaya social distancing yang baik. Saat pergi ke tempat umum, pastikan Anda tetap berusaha menjaga jarak dengan orang lain dan tak melakukan kontak dalam jarak dekat, kecuali memang diperlukan.

  1. Bawa hand sanitizer ke mana pun Anda pergi

menghadapi new normal nanti, kita akan lebih sering berada di luar rumah. Otomatis, ini berarti kita takkan bisa selalu mencuci tangan dengan sabun, setelah menyentuh atau memegang permukaan benda tertentu.

Oleh karena itu, pastikan untuk membawa hand sanitizer dengan kandungan alkohol 70 persen ke mana pun Anda pergi. Pastikan untuk membersihkan tangan Anda menggunakan hand sanitizer ini, setiap akan beraktivitas atau setelah selesai melakukan sesuatu.

  1. Bersihkan permukaan barang yang Anda sentuh dengan disinfektan

sering-seringlah untuk  membersihkan permukaan barang yang Anda sentuh dengan disinfektan. Misal, dengan membersihkan ponsel, dompet, maupun kantong belanjaan yang sering Anda gunakan. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan permukaan benda lainnya, seperti meja kerja atau kursi yang biasa diduduki. Dengan demikian, Anda diharapkan dapat semakin mengurangi risiko terpapar virus COVID-19.

Sejauh ini, ada beberapa jenis disinfektan yang bisa kita gunakan. Pertama, alkohol berkadar 70 persen yang bisa disemprotkan ke permukaan barang-barang yang sering digunakan. Kedua, kita juga bisa menggunakan disinfektan lain, seperti yang dibuat menggunakan campuran larutan bayclin dan air.

  1. Hindari berkumpul di tempat ramai

Selain itu, yang tak kalah penting adalah menghindari berkerumun di tempat ramai. Ketika new normal telah berlaku, kita mungkin akan bisa kembali mengunjungi mal atau berkumpul di tempat umum lainnya. Namun, ada baiknya bila kita tetap tidak melakukan hal ini, kecuali memang benar-benar perlu. Sebab, kita tidak pernah benar-benar mengetahui kondisi kesehatan orang yang kita temui. Daripada mengambil risiko, lebih baik kita tetap berdiam di rumah dan menjaga diri, kecuali saat terpaksa.

  1. Bawa peralatan Anda sendiri

Anggaplah anda seorang pegawai kantoran yang akan mulai menghabiskan waktu di tempat kerja dalam periode new normal. Sebaiknya, anda mempertimbangkan untuk membawa peralatan sendiri. Ini termasuk dengan membawa alat makan, tempat minum, hingga mukena dan sajadah.  Meski kita tidak perlu sampai bersikap paranoid, ada baiknya kita menerapkan hal-hal seperti ini, demi mengurangi risiko terpapar virus.

  1. Usahakan untuk berbelanja dengan metode cashless

Seperti dilansir CNET, dalam masa pandemi seperti ini, ada baiknya bila kita beralih ke metode cashless saat berbelanja. Sebisa mungkin, hindari menggunakan uang tunai, karena uang itu mungkin sudah dipegang oleh banyak orang. Sekalipun harus berbelanja dengan menggunakan uang tunai, ingatlah untuk membersihkan tangan Anda dengan sabun atau hand sanitizer setelah menyentuh uang tersebut.

Menjaga Berat Badan

  1. Jalani gaya hidup sehat dan manfaatkan teknologi digital

Terakhir, yang tak kalah penting adalah menjaga kondisi tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat. Ini termasuk dengan menjaga pola tidur, mengkonsumsi makanan bergizi, berolahraga, hingga menghindari stres. Hindari pula aktivitas yang membuat tubuh terlalu lelah, karena kita lebih mudah terpapar penyakit dalam kondisi tersebut. Bila diperlukan, kita juga bisa menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi suplemen atau vitamin tertentu.

Memanfaatkan teknologi kesehatan yang berkembang saat ini adalah hal terbaik untuk memonitor progress Kesehatan baik gula darah ataupun tekanan darah yang bisa di lakukan dari rumah dan di mana saja.

Aplikasi +hubsehat bisa membantu memonitor progress dan grafik gula darah, tekanan darah ataupun Riwayat Kesehatan yang telah Disimpan semua hasil tes, lab dan medical record yang telah disimpan dalam aplikasi +hubsehat bisa membantu untuk dengan cepat mengambil tindakan dan berkonsultasi dengan dokter pribadinya, ataupun jika di butuhkan bisa menggunakan fitur second opinion saat kondisi sekarang ini yang tidak memungkinkan untuk traveling.

Aplikasi +hubsehat sebagai Rekam medis elektronik (EMR) memudahkan orang dengan dalam memonitor dan mengkontrol kadar gula darah kapan dan dimana saja, hadir di beberapa platform populer seperti Android, IOS dan WEB base menjadi solusi dalam mengelola Kesehatan.

Source :

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Itulah tadi informasi dari daftar poker mengenai New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan oleh - layanandokter.online dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Monday, July 27, 2020

Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan oleh - layanandokter.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh University of Oxford, Inggris berhasil memicu terbentuknya antibodi dan sel-T pada peserta uji klinis. Antibodi dan sel-T adalah bala tentara dalam tubuh yang mampu mendeteksi dan melawan virus jahat yang akan menginfeksi organ tubuh.

Penelitian ini masih belum selesai dan harus dilanjutkan ke tahap uji klinis selanjutnya, tapi pemerintah Inggris percaya vaksin ini akan berhasil melewati 2 tahapan uji klinis selanjutnya. Mereka bahkan telah memesan 100 juta dosis vaksin. 

Perkembangan vaksin COVID-19 dari Oxford

Vaksin covid-19 oxford

Peneliti University of Oxford berkolaborasi dengan perusahaan “Astrazeneca” telah merilis hasil uji klinis vaksin COVID-19 fase 1/2 di The Lancet pada Senin (20/7). 

Hasilnya, vaksin Oxford ini merespons sel-T dalam waktu 14 hari dan merespons antibodi dalam waktu 28 hari. Antibodi dan sel-T ini terbentuk pada sebagian besar peserta setelah disuntikkan vaksin satu kali dan pada semua peserta setelah suntikan kedua.

Antibodi adalah protein kecil yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh dan menempel pada permukaan virus. Antibodi ini dapat menetralisir atau menonaktifkan virus yang membahayakan tubuh. Sedangkan sel-T adalah sejenis darah putih yang bisa mengidentifikasi sel tubuh yang telah terinfeksi virus dan menghancurkannya.

“Sistem kekebalan tubuh mempunyai dua cara untuk menemukan dan menyerang patogen (virus) yakni respons antibodi dan sel-T. Vaksin ini dimaksudkan untuk membentuk keduanya, sehingga dapat menyerang virus yang beredar di dalam tubuh, serta menyerang sel yang telah terinfeksi,” ujar ketua peneliti Dr. Andrew Pollard.

Dari penelitian ini, diharapkan sistem kekebalan dapat “mengingat” virus, sehingga vaksin Oxford tersebut akan melindungi orang untuk jangka waktu yang lama.

“Namun, kami perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan bahwa vaksin melindungi secara efektif terhadap infeksi SARS-CoV-2, dan untuk berapa lama perlindungan berlangsung,” lanjutnya.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

95,418

Terkonfirmasi

53,945

Sembuh

4,665

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Langkah uji klinis selanjutnya sampai vaksin siap diproduksi

Vaksin untuk kanker covid-19 oxford

Sejauh ini hasil uji klinis terbilang menjanjikan. Tapi masih dibutuhkan uji klinis lanjutan untuk memastikan vaksin ini cukup aman untuk diberikan kepada semua orang. 

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk dapat memastikan apakah vaksin kami akan membantu penanganan pandemi COVID-19,” Profesor Sarah Gilbert, peneliti dari University of Oxford.

Saat ini belum jelas seberapa efektif kinerja vaksin pada orang yang lebih tua dan orang dengan penyakit penyerta. 

Uji vaksin yang disebut “ChAdOx1 nCoV-19” ini melibatkan 1.077 peserta berusia 18 hingga 55 tahun. Pengujian dilakukan di lima rumah sakit di Inggris sejak April hingga akhir Mei 2020.

Studi ini juga belum dapat menunjukkan apakah vaksin Oxford dapat mencegah orang menjadi sakit atau mengurangi gejala infeksi COVID-19. 

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Amerika (CDC), uji klinis pada vaksin diwajibkan melalui 3 fase uji. Fase 1 biasanya mempelajari sejumlah kecil orang untuk mengetahui apakah vaksin tersebut aman dan memunculkan respons antibodi.

Jalan Panjang Indonesia dalam Membuat Vaksin COVID-19

Pada fase 2, studi diperluas dan vaksin diberikan kepada orang-orang yang memiliki karakteristik seperti usia dan kesehatan fisik mirip dengan orang yang menjadi sasaran infeksi. Fase ketiga dilakukan kepada sejumlah besar orang untuk diuji ulang kemanjuran, keamanan, dan keselamatan peserta uji.

Selanjutnya, peneliti akan melakukan uji klinis tahap selanjutnya pada lebih dari 10.000 orang peserta di Inggris. Penelitian juga akan diperluas ke negara lain di luar Inggris, karena di Inggris tidak memiliki cukup banyak kasus penularan COVID-19. 

Cara paling efektif dalam uji klinis lanjutan adalah dengan mengujinya di zona merah atau wilayah dengan angka penularan yang tinggi.

Rencananya uji klinis pada vaksin ini akan dilakukan besar-besaran, melibatkan 30.000 orang di Amerika Serikat, 2.000 orang di Afrika Selatan, dan 5.000 orang di Brasil.

Peneliti Oxford juga akan melakukan uji tantang, yakni peserta yang telah disuntikkan vaksin dengan sengaja ditularkan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Namun masih ada masalah etik karena kurangnya penanganan medis pada pasien COVID-19. 

Kapan vaksin akan siap digunakan?

vaksin pneumonia

Peneliti mengatakan jika lolos semua uji klinis, vaksin COVID-19 Oxford ini paling cepat akan siap diproduksi pada awal September 2020. Perusahaan AstraZeneca mematok target siap memproduksi vaksin secara masal pada akhir 2020. 

Perusahaan juga telah meneken perjanjian kerjasama dengan berbagai negara untuk memastikan mereka mendapatkan vaksin dengan dosis yang cukup. 

Selain Astrazeneca, ada beberapa perusahaan lain yang juga sedang bekerjasama dengan lembaga yang sedang mengembangkan vaksin. Mayoritas dari mereka juga mematok target menyelesaikan dan lolos uji pada akhir tahun dan selesai produksi di awal tahun 2021. 

Menurut data organisasi kesehatan dunia (WHO), setidaknya ada calon vaksin COVID-19 yang saat ini dalam proses uji klinis di seluruh dunia.  Di antaranya vaksin COVID-19 Moderna (Amerika Serikat) dan Sinovac Biotech (China) yang berencana bekerjasama dengan Bio Farma Indonesia dalam uji klinis fase 3.

Itulah tadi informasi dari idn poker mengenai Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan oleh - layanandokter.online dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Saturday, July 25, 2020

Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - layanandokter.online

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - layanandokter.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Penyakit bronkitis merupakan peradangan pada saluran pernapasan yang membawa udara dari dan menuju paru-paru. Bronkitis dapat bersifat akut atau kronis, yang bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mengetahui penyebabnya secara pasti dapat membantu Anda mendapatkan pengobatan bronkitis yang tepat dan terhindar dari komplikasi bronkitis. Simak ulasan tentang apa penyebab penyakit bronkitis di bawah ini.

Apa penyebab penyakit bronkitis?

Jika Anda mengidap penyakit bronkitis, sel-sel yang melapisi bronkus menjadi terinfeksi. Infeksi biasanya dimulai di hidung atau tenggorokan, kemudian berlanjut ke saluran bronkial.

Ketika tubuh mencoba melawan infeksi, tabung bronkial akan membengkak. Inilah yang kemudian menyebabkan Anda batuk berdahak, atau terkadang batuk kering.

Pembengkakan itu kemudian mempersempit saluran pernapasan Anda. Akibatnya, aliran udara jadi terhambat. Akhirnya, muncullah gejala bronkitis, seperti mengi (napas berbunyi ngik-ngik), sesak dada, dan sesak napas.

Penyebab bronkitis dapat dijelaskan berdasarkan jenisnya, yaitu akut dan kronis. Simak penjelasannya berikut ini.

Bronkitis akut

Bronkitis akut merupakan peradangan pada selaput saluran bronkial yang terjadi dalam waktu singkat. Penyebab bronkitis ini biasanya terjadi karena infeksi virus dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Penyakit bronkitis akut biasanya jarang disebabkan oleh infeksi bakteri. Virus yang umumnya menyebabkan bronkitis akut adalah:

  • Rhinovirus
  • Enterovirus
  • Influenza A dan B
  • Parainfluenza
  • Coronavirus
  • Metapneumovirus manusia
  • Virus syncytial pernapasan

Sekitar 95% bronkitis akut pada orang dewasa sehat berasal dari virus. Namun, beberapa kasus bronkitis menunjukkan bahwa alergi, iritasi, dan bakteri juga bisa menjadi penyebabnya. Iritasi yang dimaksud biasanya terjadi karena menghirup asap, udara tercemar, debu, dan lainya.

Dikutip dari American Family Physician, hanya 1-10% kasus bronkitis akut disebabkan oleh bakteri. Meski langka, berikut adalah jenis-jenis bakteri yang menjadi penyebab penyakit bronkitis akut:

  • Mycoplasma pneumoniae
  • Chlamydophila pneumoniae
  • Bordetella pertussis  

Bronkitis akut merupakan penyakit menular. Itu sebabnya, setiap kali Anda mulai batuk, penting untuk menutup hidung dan mulut Anda dengan siku atau sapu tangan, alias menjalankan etika batuk.

Anda juga sebaiknya menghindari memegang wajah serta rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Hal ini lantaran virus dan bakteri penyebab bronkitis akut dapat menyebar melalui sentuhan (seperti jabat tangan) serta dengan mencemari udara yang dihirup orang lain.

Bronkitis kronis

gejala bronkitis kronis adalah

Kebalikan dari akut, bronkitis kronis merupakan peradangan yang berlangsung lebih dari 3 bulan dalam kurun waktu 2 tahun. Kondisi ini dapat berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Peradangan terus terjadi dan menyebabkan munculnya lendir, sel-sel yang meradang, dan saluran yang menyempit atau kaku.

Hal itu membuat Anda sulit bernapas. Bronkitis kronis sering dianggap menjadi bagian dari kondisi serius yang disebut penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

Ada banyak penyebab bronkitis kronis, tetapi penyebab paling utama adalah paparan asap rokok, baik merokok aktif atau pun pasif. Iritasi yang Anda hirup ke saluran pernapasan, seperti kabut asap, polusi industri, dan bahan kimia beracun juga dapat menyebabkan bronkitis kronis.

Apa saja faktor risiko penyebab bronkitis?

Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis:

1. Merokok

dampak merokok pada sakit PPOK

Orang yang merokok atau tinggal berdekatan dengan perokok mempunyai risiko lebih tinggi untuk memiliki kena bronkitis akut ataupun kronis. Merokok memang jadi penyebab bronkitis yang paling sering. Namun, bronkitis juga bisa saja terjadi pada mereka yang tidak merokok

Dikutip dari US department of Health and Human Services, wanita yang merokok mungkin lebih berisiko terkena bronkitis daripada pria perokok. Mereka yang berusia lebih tua dan sering terkena asap rokok juga memiliki risiko tinggi terkena bronkitis.

Jurnal yang diterbitkan oleh Respiratory Medicine menyebutkan bahwa sebanyak 50% perokok menunjukkan gejala bronkitis kronis. Satu dari lima di antaranya terkena PPOK. Pada orang yang berhenti merokok, risiko penyebab bronkitis kronis dan PPOK dapat menurun dalam 10 tahun, hingga seperti orang yang tidak merokok.

2. Mengonsumsi alkohol

Selain merokok, faktor lain yang dapat menjadi penyebab bronkitis adalah mengonsumsi alkohol. Minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis dan merusak fungsi paru-paru secara umum.

Penyalahgunaan alkohol juga dapat meningkatkan risiko dua kali lipat Anda terkena bronkitis.

Menguak Segudang Efek Buruk Alkohol Pada Tubuh

3. Status sosial ekonomi yang rendah

Jurnal yang dipublikasikan US Department of Health and Human Services menyebutkan bronkitis dan batuk yang tak kunjung sembuh sangat berkaitan dengan merokok, konsumsi alkohol, dan status sosial ekonomi yang buruk.

Sementara itu, European Respiratory Journal juga pernah menerbitkan penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan terhadap risiko terkena bronkitis. Penelitian itu menyebutkan bahwa tingkat pendidikan yang lebih rendah menciptakan peningkatan risiko terkena bronkitis kronis.

Efek kemiskinan yang memengaruhi status gizi juga terbukti meningkatkan risiko terhadap infeksi dan perkembangan penyakit paru-paru, termasuk, bronkitis, pada bayi dan anak-anak. 

4. Sistem kekebalan tubuh lemah

Sistem kekebalan tubuh yang lemah mungkin disebabkan oleh penyakit akut lainnya, seperti pilek atau kondisi kronis yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Orang lanjut usia, bayi, dan anak kecil berisiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi, termasuk bronkitis.

American Lung Association menyebut bahwa sistem kekebalan tubuh Anda dapat mengatasi infeksi yang menyebabkan bronkitis. Namun, sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi akut lainnya dapat menghambat proses alami tersebut.

5. Lingkungan dengan kualitas udara yang buruk

Dampak dari polusi udara pada kebahagiaan

Anda memiliki risiko yang lebih besar kena bronkitis jika bekerja pada lingkungan yang dapat mengiritasi paru-paru Anda, seperti pengolahan biji-bijian, tekstil, atau zat kimia lainnya.

Menghirup hidrogen sulfida dapat memengaruhi pernapasan bagian bawah dengan menimbulkan gejala berupa batuk, sesak napas, hingga perdarahan bronkial atau paru-paru. Pada konsentrasi yang lebih tinggi, bahan kimia tersebut dapat menyebabkan bronkitis dan penumpukan cairan di paru-paru.

Penelitian di Finlandia yang dijabarkan Respiratory Medicine menyebutkan bahwa bronkitis kronis tiga kali lebih banyak terjadi pada petani, meski mereka tidak terlalu ketergantungan terhadap merokok. Angka kejadian bronkitis kronis juga lebih tinggi pada orang-orang yang bekerja di peternakan hewan daripada di peternakan gandum.

6. Refluks asam lambung

Tak hanya masalah pernapasan, sakit perut akibat refluks asam lambung juga bisa mengiritasi tenggorokan dan membuat Anda lebih berisiko terserang bronkitis. Penyakit GERD juga bisa menjadi salah satu penyebab bronkitis akut ketika asam lambung masuk ke saluran pernapasan.

Segera konsultasikan diri Anda jika mengalami batuk yang tak kunjung membaik selama lebih dari dua minggu dan merasakan adanya cairan pahit di dalam mulut Anda. Gejala tersebut mungkin pertanda Anda mengalami GERD.

7. Tidak melakukan vaksin

Virus influenza merupakan penyebab utama bronkitis akut. Oleh karena itu, mendapatkan vaksin flu tahunan membantu Anda terhindar dari virus tersebut. Beberapa vaksin yang dapat melindungi Anda dari pneumonia mungkin juga membantu pencegahan bronkitis.

Vaksin flu dan vaksin pneumonia direkomendasikan terutama untuk orang dewasa berusia lebih dari 65 tahun, anak-anak berusia di bawah 2 tahun, wanita hamil, serta penghuni perawatan kesehatan jangka panjang.

Itulah tadi informasi dari agen idn poker mengenai Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - layanandokter.online dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 19, 2020